Teknik VIsual &Verbal |Training Public Speaking

Posted by on Jan 7, 2016 in Articles | 0 comments

Seorang ahli dalam management manusia terkenal bernama Dale carnegie pernah berkata “Kesuksesan seseorang didapat dari 15% keahlian teknik (yang di dapat dari sekolah dsb) dan 85 % adalah soft skill atau bagaimana kita berhubungan dengan manusia. Berbicara mengenai hubungan dengan manusia, tidak lepas dari bagaimana kita mempengaruhi sesama manusia dengan cara yang baik.

Dalam Training public speaking, seseorang akan diajar oleh Trainer public speaking, bagaimana cara mempengaruhi orang lain, sehingga berita atau pesan yang akan disampaikan dapat dilakukan dan bermanfaat bagi pendengar. Ada 2 teknik awal bagi seseorang dalam belajar public speaking.

  1. Visual. Anda pasti setuju dengan saya, kalau penampilan atau first impression adalah kunci utama dalam mempengaruhi Manusia. Jika Anda melihat seseorang dengan memakai pakaian yang tidak rapi atau tidak sesuai tentu membuat Anda berpikir dua kali untuk mempercayai kata-katanya. atau mendengarkan seseorang dengan tatanan rambut yang tidak rapi, pasti membuat Anda menciptakan suatu “batas”akan orang tersebut sehingga proses komunikasi akan terhambat. Ada suatu quotes dari seorang pakar bernama Tonya Reiman ” Jika Anda ingin mendapatkan “Yes” dari seseorang, tentu yang pertama Anda harus merasa “Yes” untuk diri sendiri. Menjadi Trainer public speaking harus memperhatikan : Kebersihan tubuh Anda. Mengurus bagian tubuh Anda dari rambut sampai kaki sehingga Anda kelihatan menarik , Bahasa tubuh, dan ekspresi muka. Ada contoh yang menarik tentang bahasa tubuh yang sangat merugikan. Anda mungkin masih ingat akan kejadian “blunder” yang dilakukan oleh Mantan presiden George bush sr, saat pencalonannya untuk kedua kali, dimana saat debat dengan Gubernur Bill cllinton, yang kita semua tahu telah menjadi pemenangnya. Saat panelis bertanya suatu pertanyaan yang ditujukan padanya, ia berdiri dan melihat jamnya. yang akhirnya menjadi bahan kritik yang berdampak sangat merugikan.
  2. Efek verbal. Dalam training public speaking sangatlah penting untuk mempelajari bagian verbal karena dampaknya sangat besar. Hindari filler words atau kata tambahan yang diulang-ulang misalnya dalam melakukan seminar, Anda selalu berkata “ia kan” , “tentunya” “ehm” dll. Kata-kata itu jika didengarkan akan sangat menjengkelkan,dan itu pernah terjadi pada Caroline Kennedy saat dia akan menjadi seorang senator, dia terlalu banyak menggunakan kata “you Know” dan akhirnya hal tersebut menjadi faktor yang mengakhiri karirnya. Yang kedua adalah Jangan bertele-tele. Abigail van burren berkata ” Semakin sedikit kata-kata Anda, semakin banyak yang mendengar Anda”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*